Cara Membuat Pakan Ternak Fermentasi

Pakan Ternak FermentasiPakan Ternak Fermentasi adalah pakan ternak hasil dari proses pemecahan senyawa organik dengan bantuan mikroorganisme di ubah menjadi senyawa sederhana. Pakan ternak fermentasi sangat mudah pembuatannya. Biaya untuk memproduksi pakan ternak ini juga sangat terjangkau. Selain itu, pakan ternak fermentasi juga mampu membuat berat kambing semakin berbobot.

Biasanya kebutuhan pakan ternak meningkat saat memasuki musim kemarau atau musim kering, khususnya pada daerah-daerah pengunungan, dataran tinggi dan daerah yang sumber airnya terbatas. Maka untuk mengantisipasi kurangnya pakan ternak, bagi anda yang memelihara hewan ternak khususnya bagi pengusaha ternak ada baiknya belajar membuat pakan ternak fermentasi untuk mencukupi pakan untuk ternak anda sebelum musim kering datang.

Adapun tahapan secara umum dalam proses pembuatan Pakan Ternak Fermentasi adalah sebagai berikut

  1. Menyiapkan bahan yang dibutuhkan untuk menumbuhkan   mikroorganisme maupun untuk prosesnya nanti.
  2. Membersihkan atau menseterilkan bahan,fermentor dan semua perlengkapannya.
  3. Pelakasanaan proses fermentasi secara optimum.
  4. Pemanenan atau pemakaian hasil fermentasi,dan
  5. Pengolahan atau pembuangan limbah yang dihasilkan selama proses fermentasi.

Beberapa Jenis contoh  Pakan Ternak Fermentasi di antaranya :

Pakan Ternak Fermentasi dari Dedak ;

Cara pembuatannya :

  1. Bahan dedak yang akan diawetkan diambil yang masih fresh atau baru.
  2. Campur dedak dengan Molasses dengan ukuran 3% dari berat dedak.
  3. Tambahkan air 50% dari berat dedak.
  4. Masukkan dalam tabung atau kaleng atau plastik lalu aduk sampai merata kemudian ttutup dengan rapat.
  5. Simpan pada suhu kamar kurang lebih 2 ( dua ) bulan lamanya.

Untuk catatan saja molasses bisa diganti dengan gula pasir,oleh karena itu jika susah mendapatkannya pakai aja gula pasir.

Pakan Ternak Fermentasi dari Jerami

Cara pembuatannya :

  1. Jerami ditumbuk kemudian disimpan ditempat yang telah disiapkan misal dengan ketinggian 20 cm.
  2. Tamabahkan urea dan probiotik secara merata dengan ukuran masing-masing 2.5 kg untuk 1 ton jerami.Lalu tambah jermi lagi stinggi 20 cm lagi dan tambahkan juga lagi probiotik dan urea.demikian seterusnya sampai akhirnya tumpukan jerami menjadi sekitar 1 sampai 2 m.
  3. Agar fermentasi berlangsung sempurna,maka biarkan selama kurang lebih 14 hari.
  4. Setelah proses fermentasi selesai selanjutnya jerami dibiarkan ditempat terbuka atau dikeringkan sebelum disimpan dalam tempat yang aman dari hujan dan sinar matahari secara langsung.
  5. Setelah kering pakan ternak fermentasi dari jerami ini dapat diberikan kepada sapi untuk makanannya dengan takaran kurang lebih untuk satu ekornya adalah 6kg sampai 8kg per hari.
  6. Untuk pengolahan PAKAN TERNAK FERMENTASI dengan bahan yang lain,kita bisa melakukan uji coba atau eksperimen sendiri sesuai kreativitas kita masing-masing dengan tetap mengacu pada teori umum Fermentasi diatas.

Untuk informasi mengenai  mesin-mesin bisa kunjungi ; http://rumahmesin.com/

*Diolah dari berbagai sumber

About these ads

5 gagasan untuk “Cara Membuat Pakan Ternak Fermentasi

  1. untuk membuat fermentasi dedak atau bahan lainnya dengan menggunakan molases 3% dari berat bahan, tapi bagaiman jika molases diganti dengan gula merah atau gula pasir ukurannya berapa apakah tetap sama 3% dari berat bahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s