Cara Paraktis Mengolah Daging

downloadDaging diolah dengan benar atau akan menghasilkan makanan yang tidak hanya lezat tapi juga sehat. Misalnya gurih tanpa perlu penambahan garam dan bumbu. Di pasar swalayan terdapat dua macam daging cincang. Yang pertama, daging cincang tanpa lemak, dan yang kedua daging cincang berlemak. Sebaiknya gunakan daging yang tidak berlemak jika ingin mencampurnya dengan aneka masakan, apalagi jika adonan harus dibulatkan. Lemak pada dagingnya akan membuat bulatan kasar.

Trik mencincang
Untuk membuat daging cincang yang berkualitas dan higienis, ikuti tip berikut ini:

  1. Pilih daging yang tidak berlemak, dan hilangkan lemak yang keras dan liat.
  2. Dengan pisau yang lebar dan tajam, irislah daging sapi tipis-tipis dan kecil.
  3. Cincang daging dengan gerakan satu arah, dan jangan lupa balik cincangan agar hasilnya rata.
  4. Food processor juga bisa digunakan untuk mencincang.
  5. Untuk membuat burger sebaiknya campur dengan bumbu dan bahan lainnya.
  6. Jika Anda membeli daging cincang di pasar swalayan atau tradisional, sebaiknya daging tidak dicuci agar tidak larut.
  7. Tanya ke penjual daging di pasar tradisional, apakah mesin giling yang dipakai dibedakan berdasarkan jenis daging. Lebih baik pilih penjual yang menggunakan gilingan dan pisau yang berbeda untuk setiap jenis daging.
  8. Pastikan penjual daging baik di pasar tradisional maupun supermarket menjual daging yang berkualitas dan halal.

Perlu di ingat kebersihan merapakan standar wajib di laksanakan oleh setiap orang agar mereka dapat hidup deangan sehat. Terlebih jika anda adalah produsen dari makanan-makanan yang membutuhkan daging giling, proses produksi juga harus menjaga kebersihan dari produk yang anda buat agar konsumen anda terjaga kesehatanya dan tetap setia dengan produk anda.

Sumber  : *Nuraini W

Teknologi Pengolahan Tepung Sukun Mutu Premium

tepung sukuPada artikel kali ini kami akan membahas mengenai Teknologi Pengolahan Tepung Sukun Mutu Premium. Dimulai dari karakteristik sukun keunggulan dan manfaatnya untuk kita. Buah sukun merupakan buah klimaterik dengan masa konsumsi hingga 4 hari, buah musiman yang pemanfaatannya masih terbatas (goreng, kukus dan dibuat kripik). Produktivitas yang tinggi (200-300 bh/musim atau sekitar 16-32 ton buah/ha) dengan pemanfaatan yang kurang maksimal banyak buah yang terbuang. Buah sukun juga mengandung komponen penyebab rasa pahit/kelat karena memiliki zat tanin, HCN dan asam fitat.

Keunggulan Tepung Sukun Mutu Premium antara lain :

  • Rasa spesifik sukun dan tidak pahit
  • Warna tepung putih kekuningan, sesuai warna daging sukun
  • Daya simpan hingga 1 tahun dengan kehalusan 100 mesh
  • Indeks glikemik rendah untuk diet rendah kalori
  • Baik untuk penderita autis karena tidak mengandung gluten

Manfaat Tepung Sukun Mutu Premium :

Tepung sukun bermanfaat sebagai sumber karbohidrat atau energi alternatif sebagai pendamping beras/terigu. Selain itu dapat sebagai bahan baku bihun, mi, bubur serta aneka kue dan rerotian sehingga dapat mendukung dan mensubtitusi tepung terigu yang digunakan sebagai bahan dasar pangan olahan kue.

Suumber : deptan.go.id

Cara Membuat Kripik Sukun

Kripik Sukun

Keripik sukun merupakan makanan yang terbuat dari sukun yang diiris tipis kemudian digoreng sampai kering dan renyah, biasanya rasanya adalah asin dengan aroma bawang yang gurih. Keripik merupakan sejenis makanan ringan berupa irisan tipis dari umbi-umbian , buah-buahan, atau sayuran yang digoreng didalam minyak nabati.

BAHAN :

  • sukun tua 1 buah
  • kapur sirih 1 sdm
  • garam 1 sdm
  • minyak goreng secukupnya

CARA MEMBUAT KERIPIK SUKUN :

  1. Buah sukun dikupas. Bagian empulurnya tidak usah dibuang, apalagi bila menginginkan keripik yang bundar.
  2. Sukun dipotong tipis-tipis berbentuk bundar atau mengikuti separuh diameter buah.
  3. Potongan buah direndam dalam air yang sudah diberi kapur sirih dan garam selama 15 menit.
  4. Sesudah itu potongan sukun ditiriskan.
  5. Sukun digoreng dalam minyak panas hingga benar-benar kering.
  6. Setelah matang, ditiriskan dan didinginkan.
  7. Keripik sukun bisa dihidangkan dalam toples atau dikemas dalam plastik.

Untuk menghasilkan kripik sukun yang bagus, Anda bisa menggunakan vacum friying.  Yang alatnya bisa di lihat di sini. Penggorengan secara vacuum ini akan membuat kadar air didalam buah maupun sayuran akan menjadi keripik. Lama daya tahan keripik buah yang dihasilkan mesin vacum frying tergantung akan kemasan, keripik buah memiliki daya tahan mencapai ½ tahun.

Sumber : *hobimasak.info

Cara Pembuatan Kerupuk Sagu

krupuk saguKerupuk merupakan produk makanan lokal yang dibuat dari tepung pregelatinisasi.Berbagai macam formulasi dan rupa bentuk kerupuk telah digunakan dan beredar di kalangan masyarakat. Kerupuk umumnya dibuat dari bahan tapioka sebagai sumber pati, air, udang dan bumbu-bumbu. Modifikasi dapat dilakukan pada pembuatan kerupuk dengan menggunakan tepung sagu molat sebagai alternatif pengganti tapioka. Tepung sagu 100% sebagai substitusi tapioka mungkin dapat dikembangkan sebagai bahan dasar pembuatan kerupuk. Berikut cara poembuatannya :

Bahan :

  • Tepung Sagu
  • Udang saih kering
  • Bawang Putih
  • Garam
  • Minyak goreng

Peralatan

  • Panci
  • Pisau dan landasan iris
  • Penggiling udang

Pembuatan bumbu kerupuk

Udang ditimbang sebanyak 100g, dicuci sampai bersih dan dagingnya diblendersampai halus. Setelah itu bahan campuran udang dicampur dengan bawang putih (0,02 % b/b) dan 0,01% (b/b) garam dan penyedap secukupnya yang terlebih dahulu sudah digiling halus.

Pembuatan biang kerupuk

Tepung sagu molat 1000 g untuk masing-masing campuran dibagi dua, yaitu bagian A (1/3 bagian) dan bagian B (2/3 bagian). Bagian A dicampur dengan air dan bumbu kerupuk. Tiap 1000 g tepung sagu dicampur dengan air 1 L. Campuran kemudian dimasak sambil diaduk menjadi lem kental.

Pembuatan adonan

Biang kerupuk dicampur sedikit demi sedikit dengan tepung sagu molat (bagian B) sambil diaduk dan diulen sampai adonan homogen, tidak lengket di tangan. Adonan kemudian dibentuk menjadi silinder (dodolan) dengan panjang 20-25 cm dan diameter 4-5 cm.

Perebusan dodolan

Dodolan dimasukkan didalam plastik dan direbus selama 1 jam sampai bagian dalamnya matang.

Pendinginan dodolan

Dodolan matang didinginkan dan dibiarkan selama 24 jam di suhu ruang kemudian di dalam lemari pendingin juga selama 24 jam sehingga dodol mengeras dan mudah dipotong yang disebut dengan dodolan matang keras.

Pengirisan dan pengeringan kerupuk basah

Dodolan matang keras diiris tipis (2 mm) dengan parutan sehingga diperoleh kerupuk basah. Kerupuk basah dianginanginkan kemudian dijemur dengan sinar matahari sampai kering sampai kerupuk mudah dipatahkan.

Penyimpanan

Kerupuk kering dikemas di dalam kantong plastik.

Penggorengan

Kerupuk mentah digoreng di dalam minyak goreng panas dalam keadaan terendam selama 10-20 detik sambil dibalik-balik

Demikian teman-teman, semoga bermanfaat :)

Sumber :  (Jurnal EKOSAINS | Sandriana J N)

Proses Pembuatan Kripik Sagu

kripik sagu

Kripik merupakan makanan tradisional yang disukai oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Karena rasanya yang enak, renyah dan gurih, makanan ini banyak di sukai baik muda maupun tua, anak-anak maupun dewasa. Cocok untuk sajian acara arisan, rapat, kantor dan oleh-oleh.

Kripik baik tempe ataupun sagu, tak lagi dikenal sebagai makanan biasa yang dijadikan camilan semata. Tapi, dengan banyaknya orang yang menggemari tempe kripik ini, hal tersebut dapat menjadi peluang bisnis yang beromzet jutaan rupiah. Berikut proses pembuatannya :

Bahan :

  • 250 gr tepung terigu
  • 150 gr tepung sagu
  • 100 gr Kedelai
  • 2 butir telur ayam
  • 50 gr margarine
  • 65 cc santan kentan
  • 1 sdt garam
  • Minyak untuk menggoreng secukupnya

Sumber  :  | gambar (magelangkab.go.id)

Cara Pembuatan Krupuk Wortel

Kerupuk atau krupuk merupakan makanan ringan yang dibuat dari adonan tepung tapioka dicampur bahan yang pada umumnyaperasa seperti udang atau ikan. Namun apakan Anda pernah tahu tentang kerupuk wortel? Pada prinsipnya sama yaitu , kerupuk dibuat dengan mengukus adonan sampai matang, kemudian dipotong tipis-tipis, dikeringkan di bawah sinar matahari sampai kering dan digoreng dengan minyak goreng yang banyak.

Membuat kerupuk wortel berwarna-warni ini sebenarnya gampang kok. Mau tahu bocoran resepnya?.

krupuk wortel

Resep pembuatan kerupuk wortelBahan :
- Wortel 1 kg
- Tepung Terigu kg
- garam 1 ons
- gula 50 gram
- bawang putih 1/2 ons
- ketumbar secukupnya
- bawang merah 1/2 ons
- penyedap rasa 20 gram (*jika perlu)

Proses pembuatan kerupuk wortel :

  1. Cuci wortel dan kupas kulitnya hingga bersih. Oh ya, pakai wortel yang sudah tua ya, karena kandungan airnya lebih sedikit, dan warna oranye-nya lebih matang.
  2. Lanjut dengan parut/blender wortel hingga halus.
  3. Dan campur parutan wortel dengan bahan-bahan pembuat kerupuk lain seperti daun bawang, garam dan tepung tapioka.Agar rasanya lebih enak. Buktikan aja sendiri,warna oranye-nya cukup kuat kok,jadi ngga perlu lagi memberi pewarna makanan. Lebih sehat kan…
  4. Selanjutnya, siapkan plastik yang aman untuk makanan yang sudah dilumuri minyak sayur.
  5. Masukkan adonan kerupuk ke dalam plastik, padatkan, dan giling pelan-pelan agar adonan pipih merata.
  6. Kukus selama 5 menit yaa. Lalu jemur dibawah sinar matahari
  7. Kalau sudah setengah kering, tinggal kita potong – potong sesuai ukuran yang di inginkan.
  8. Jemur kembali sekitar 2 jam, hingga kerupuk benar-benar kering. Kerupuk kering langsung bisa digoreng, serta disantap bersama-sama.

Rasanya enak, gurih karena tambahan beberapa bumbu rempah. Belum lagi, kandungan vitamin A pada kerupuk wortel, sangat berguna bagi mata kita. Bisa menambah pandangan jarak jauh kita. Dan serat yang terkandung di dalamnya, bisa memperlancar pencernaan loo. Soo, ga usah bingung lagi kalo ga suka makan wortel ya.

Untuk yang berminat menjadikan krupuk ini sebagai bisnis yang renyah . . . nah bisa kunjungi http://www.rumahmesin.com , untuk pembuatan peralatan yang oke. Semoga bermanfaat.

Sumber : blogdetik

Cara Membuat Pupuk Organik Dengan Mudah

Sampah merupakan permasalahan utama yang dapat ditemukan hampir di semua pasar tradisional di Indonesia. Selama ini sebagian besar pasar tradisional dalam mengelola sampah masih bertumpu pada pendekatan akhir (end of pipe), yaitu sampah dikumpulkan, diangkut, dan dibuang ke tempat pemrosesan akhir sampah (TPA). Hal ini berpotensi besar melepas gas metan (CH4) yang dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca dan memberikan kontribusi terhadap pemanasan global. Selain itu juga diperlukan biaya yang tidak sedikit untuk mengangkut sampah tersebut ke TPA.

Tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam proses pembuatan fine compost adalah sebagai berikut:

Pengumpulan dan Pemilahan Sampah, sampah dikumpulkan dari dalam pasar dan ditampung di ruang penampungan. Di tempat ini sampah non organik dipisahkan dengan sampah organik. Tahapan ini bisa dilakukan secara manual.

sampah organik
Pencacahan Sampah, sampah organik yang sudah terpisah dengan sampah non organik selanjutnya dicacah dengan menggunakan mesin crusher. Tujuan dari pencacahan ini adalah untuk memperkecil dan menyeragamkan bahan baku kompos sehingga mempermudah proses fermentasi.

Mencacah sampah dengan mesin pencacah

Pencampuran Bahan dalam Bak Pengomposan

  • Bahan kompos diletakkan pada tempat yang terlindung dari sinar matahari/hujan dan aduk hingga merata.
  • Stardec ditaburkan hingga merata pada bahan kompos dan simpan dengan ketinggian minimal 100-150 cm. Selama proses pengomposan bahan tersebut harus tetap basah (kadar air 50 -60%).

Contoh bak tempat sampah cacahan

Pengadukan / Pembalikan, Unit Pengolahan Sampah kompos bisa menggunakan system aerob/ dengan udara terbuka. Pembalikan dilakukan satu minggu sekali dan proses ini memerlukan waktu 3 minggu.Panen Kompos, setelah 21 hari sampah akan berubah warna menjadi kehitaman dan menjadi lebih lunak. Setelah proses dekomposisi, pupuk organik yang telah matang (siap pakai) dapat ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Warna coklat kehitaman
  • Suhu awal relatif sama dengan akhir dari pengomposan
  • Volume minimal menyusut 20
  • Berbau harum dan tidak menyengat

Kompos sampah telah cukup matang. Kompos selanjutnya dipanen dan dibawa ke tempat pengolahan lebih lanjut. Di tempat ini kompos dicacah sekali lagi untuk kemudian di ayak menggunakan saringan yang lebih kecil untuk menyeragamkan ukuran dan mempercantik tampilan kompos.

Kompos matang, ini hasil akhir dari proses urai sampah
Pengolahan Pasca Panen, setelah kompos yang sudah jadi diayak, proses selanjutnya adalah memasukkan kompos ke gudang penyimpanan sebelum di lakukan pengemasan. Pengemasan, setelah itu dilakukan pengemasan sesuai dengan permintaan konsumen.

Hasil dari Perlakuan sampah yang Ramah

Pemakaian pupuk organik untuk pertanian memberikan keuntungan-keuntungan ekologis maupun ekonomis. Bahan organik dalam pupuk berperan penting dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologis tanah sehingga dapat menjaga dan meningkatkan kesuburan tanah, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik/kimia. Pemupukan organik yang banyak diaplikasikan oleh petani di Indonesia adalah aplikasi pupuk kandang. Oleh karena ketersedian pupuk kandang masih terbatas, maka perlu dilakukan adaptasi dengan mengurangi pupuk kandang dan memberikan pupuk kompos. Demikian proses pembuatan cara pembuatan kompos organik. Semoga bermanfaat bagi dan kita semua bisa mengelola sampah dengan cerdas dan bijak. :)

Sumber : kompasiana.com & dari berbagi sumber

Proses Pembuatan Arang Sekam Padi

Limbah pertanian dapat berbentuk bahan buangan tidak terpakai dan bahan sisa dari hasil pengolahan. Proses penghancuran limbah secara alami berlangsung lambat, sehingga tumpukan limbah dapat mengganggu lingkungan sekitarnya dan berdampak terhadap kesehatan manusia. Padahal, melalui pendekatan teknologi, limbah pertanian dapat diolah lebih lanjut menjadi hasil samping yang ber-guna di samping produk utamanya. Salah satu bentuk limbah pertanian adalah sekam yang merupakan bu-angan pengolahan padi.

Sekam padi merupakan lapisan keras yang membungkus kariopsis butir gabah, terdiri atas dua belahan yang disebut lemma dan palea yang saling bertautan. Pada proses penggilingan gabah, sekam akan terpisah dari butir beras dan menjadi bahan sisa atau limbah penggilingan. Dari proses penggilingan gabah akan dihasilkan 16,3-28% sekam. Sekam dikategorikan sebagai biomassa yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti bahan baku industri, pakan ternak, dan energi.

Membuat alat pembakaran

alat-pembakar-sekam

  1. Cari tong silinder atau drum yang terbuat dari besi, seng, alumunium atau logam yang tahan api lainnya. Sebaiknya berukuran kurang lebih 20 liter. Kemudian buang salah satu dari alas atau atap silinder tersebut.
  2. Pada bagian alas atau atap silinder yang tidak dibuang, buat lubang berbentuk lingkaran dengan diameter 10 cm. Usahakan lubang terdapat tepat ditengah-tengah lingkaran atau berada di titik pusat diameter silinder.
  3. Kemudian buat lubang-lubang dengan paku atau pahat pada dinding silinder (diamater kurang lebih 0,5 cm) dengan jarak antar lubang sekitar 2-3 cm. Lubang ini berfungsi untuk membuang panas dari bahan bakar ke tumpukan sekam padi, tanpa harus membakar sekam secara langsung.
  4. Cari atau buat pipa seng sepanjang 1 cm dengan diamater 10 cm. Masukkan pipa seng tersebut kedalam lubang yang telah dibuat pada alas atau atap silinder, sehingga berfungsi sebagai cerobong asap bagi kamar pembakaran yang ada di silinder utama.
  5. Rekatkan pipa dengan cara dilas sehingga pipa berdiri tegak lurus di atas silinder. Atau letakkan pipa cerobong pada lubang yang ada di silinder, ganjal dengan paku dan ikat dengan kawat besi agar pipa cerobong bisa berdiri tegak dan tidak melesak ke dasar silinder.

Pembuatan Briket Arang Sekam Padi

Bahan :

a. Sekam padi yang kering, sebagai bahan dasar:
b. Cerobong, sebagai media pembakaran sekam, kapasitas 15 kg/jam:
 
c. Kayu api, sebagai bahan bakar pada proses pengarangan sekam:
Proses Pembuatan :
  1. Buat bara api, kemudian bara api ditutup dengan cerobong, seperti pada Gambar 2, diatas.
  2. Cerobong ditutupi dengan sekam kering, akibat dari proses pemanasan pada cerobong, pembakaran terjadi tanpa menimbulkan api sehingga lambat laun sekam padi mengalami perobahan warna:
 
Bila sekam sudah berobah warna menjadi arang sekam, kemudian diangin-anginkan dan siap dijadikan briket sekam padi:
Pembuatan Briket Sekam Padi Secara Manual
 
  • Bahan : Arang sekam (Gambar 5)
  • Bahan perekat (tanah liat/kanji)
  • Bambu, diameter 10 cm dan tinggi 7 cm atau prolon
Cara:
a. Encerkan 1 bagian tanah liat/tepung kanji dengan 9 bagian air, kemudian larutan yang terbentuk diambil satu bagian dan ditambahkan 7 bagian arang sekam padi dan diaduk hingga merata menjadi adonan yang siap untuk dicetak:
 
b. Adonan dimasukkan kedalam bambu/pralon, lalu dipadatkan dan dikeluarkan dari dalam bambu/pralon secara perlahan-lahan dan selanjutnya dilakukan proses pengeringan:
 
Pengeringan
Bahan :
  • Media penjemuran terbuat dari papan/kayu
  • Briket sekam padi
 
Cara: Briket yang sudah dicetak diletakkan secara teratur di atas permukaan kayu penjemuran yang permukaannya rata. Penjemuran guna pengeringan briket atau mengurangi kandungan air yang terdapat dalam briket sekam dengan sinar matahari. Lama proses pengeringan tergantung dari kondisi cuaca/sinar matahari:
 

Cara Pengemasan Nata De Coco

pengemasan nata de cocoPengemasan adalah wadah atau pembungkus yang dapat membantu mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakan-kerusakan pada bahan yang dikemas / dibungkusnya. Dalam dunia moderen seperti sekarang ini, masalah kemasan menjadi bagian kehidupan masyarakat sehari-hari, terutama dalam hubungannya dengan produk pangan. Di samping itu pengemasan berfungsi untuk menempatkan suatu hasil pengolahan atau produk industri agar mempunyai bentuk-bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi. Dari segi promosi wadah atau pembungkus berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik pembeli. Karena itu bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan dalam perencanaannya.

1. Proses pengemasan produk Nata de Coco dengan menggunakan sealer untuk pengemasan plastik dan plastic pot (standing pouch) dapat dilakukan sbb :

  • Nata de Coco yang telah ditambahan gula dan rasa direbus sampai mendidih, dan didinginkan hingga suhu suam-suam kuku lalu dimasukkan ke dalam kemasan plastik/cup secara aseptik untuk menghindari kontaminan.
  • Pengisian produk kedalam kemasan harus penuh agar tidak tersisa udara dalam kemasan sehingga mikroba kontaminan tidak bisa tumbuh. Kemasan selanjutnya ditutup menggunakan sealer.
  • Setelah Pengemasan selesai produk dimasukkan dalam air dingin hingga produk menjadi dingan dan segera ditiriskan.
  • Selanjutnya produk yang telah dikemas dan didistribusikan atau disimpan dalam penyimpan berpendingin agan tetap segar dan lebih awet.

2. Proses pengemasan produk Nata de Coco dengan menggunakan cup sealer untuk pengemasan gelas plastik (cup glass) dapat dilakukan sebagai berikut :

  • Nata de Coco yang telah ditambahan gula dan rasa direbus sampai mendidih, dan didinginkan hingga suhu suam-suam kuku lalu dimasukkan ke dalam kemasan plastik/cup secara aseptik untuk menghindari kontaminan.
  • Pengisian produk kedalam kemasan harus penuh agar tidak tersisa udara dalam kemasan sehingga mikroba kontaminan tidak bisa tumbuh.
  • Kemasan selanjutnya ditutup menggunakan sealer.
  • Pengemasan selesai, untuk lebih awet, selanjutnya produk pasteurisasi dengan dimasukkan dalam air panas (80°C) selama 2 menit, lalu dimasukkan dalam air dingin hingga produk menjadi dingan dan segera ditiriskan.
  • Selanjutnya produk yang telah dikemas dan didistribusikan atau disimpan dalam penyimpan berpendingin agar tetap segar dan lebih awet.
  • Untuk mesin sealernya bisa di lihat sini.

Sumber : Selvia dkk | Gambar (p2kp.org)