CARA PEMBUATAN PIROLISIS ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA

CARA PEMBUATAN PIROLISIS ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA

Cara Pembuatan Pirolisis Asap Cair Tempurung Kelapa ; dilakukan dengan teknik destilasi kering/ pirolisis. Teknik pirolisis dilakukan secara terpadu artinya dengan satu kali proses pada satu alat destilasi kering/pirolisator yang sama, akan dihasilkan 3 macam produk sekaligus yang semuanya memiliki nilai guna yang tinggi, yaitu ter, arang dan asap cair.

Destilasi kering/Pirolisis adalah pengembangan dari teknik karbonisasi kayu yang berkembang di masyarakat. Teknik karbonisasi yang digunakan masyarakat umumnya dengan pembakaran kayu langsung dalam suatu tungku/drum dengan hasil utamanya arang dan hasil samping berupa asap yang dibuang ke udara (Nurhayati, 2000). Asap yang dihasilkan dari proses karbonisasi tersebut dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer sehingga memiliki kontribusi terhadap pemanasan global (Pennise et al, 2001 dalam Antal and Gronli, 2003).

Pembuatan arang dengan teknik pirolisis merupakan proses pembakaran bahan kayu dengan suhu tinggi (400oC) dalam wadah/tempat kedap udara yang dilengkapi dengan alat kondensor, dalam waktu tertentu, dimana asap yang dihasilkan dari pembakaran tidak dilepaskan ke udara, tetapi dijebak dan didinginkan/dikondensasi sehingga akan terbentuk cairan hitam yang disebut asap cair atau cairan pirolygneous liquor/crud (Hendra, 1992). Alat pirolisis terdiri dari beberapa tipe dengan kapasitas wadah bahan baku yang bervariasi, mulai dari 4 kg sampai 250 kg

Rendemen arang dihitung dengan menggunakan rumus:

Rendemen arang (%) =

Bobot arang (g) X 100 %

Berat bahan baku kering oven (g)

Arang yang telah jadi kemudian digiling dengan menggunakan grinder, sehingga diperoleh serbuk arang. Arang serbuk tempurung inilah yang kemu-dian siap dimanfaatkan untuk, soil conditioning, arang kompos bioaktif dan penyerap logam berat.

Serbuk arang tempurung kelapa juga dapat diaktivasi kembali. Arang aktif adalah arang yang telah diaktivasi sehingga mengalami perubahan sifat-sifat fisika dan kimianya. Aktivasi terhadap arang bisa dilakukan dengan perendaman arang dengan bahan-bahan kimia CaCl2, MgCl2, ZnCl2 selanjutnya dilakukan steam, ataupun cukup dengan steam saja (pemanasan kembali) dengan suhu > 500ºC.

Aktivasi bertujuan untuk memperbesar luas permukaannya menjadi 400-3500 m2/g, supaya porositas (pori mikro nya tambah banyak) dan membuka saluran atau pembuluh kapiker mikroskopis-nya, sehingga kapasitas penyerapannya menjadi lebih tinggi. Arang yang sudah diaktivasi inilah yang disebut arang aktif.

Arang aktif ini juga lebih efektif daripada arang biasa dalam menangkap partikel-partikel yang sangat halus berukuran 10-2 – 10-7 mm. Arang aktif bersifat sangat aktif dan akan menyerap apa saja yang kontak dengan karbon tersebut. Semoga manfaat.

*Diolah dari berbagai sumber

Info lebih lanjut http://rumahmesin.com/

3 thoughts on “CARA PEMBUATAN PIROLISIS ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s