Cara Memyimpan Bahan-Bahan Kimia Berbahaya .

Lemari-Asam1-199x300Penyimpanan bahan-bahan kimia ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kecepatan pemakaiannya, jumlahnya di usahakan sesedikit mungkin . Cara-cara penyimpanan bahan kimia ini disesuaikan dengan sifat-sifat bahayanya, seperti dibawah ini :

  1.  Bahan-bahan kimia yang mudah meledak (eksplosif) dapat disimpan di tempat (bangunan) yang terisolir dari bangunan-bangunan lainnya dilengkapi dengan pintu tahan api .
  2. Bahan-bahan kimia yang mudah menguap dan terbakar di simpan di tempat yang jauh dari sumber api .
  3. Bahan-bahan yang mudah menguap dan bertekanan tinggi harus dilindungi dari cahaya matahari . Ventilasi udara dalam ruangan harus baik .
  4. Bahan-bahan oksidator jangan ditempatkan bersama dengan bahan yang mudah terbakar (bahan organik dan pereduksi) . Ventilasi udara dalam ruangan harus baik .
  5. Bahan-bahan korosif disimpan di tempat yang kering, suhunya rendah namun tidak dibawah titik bekunya .
  6. Bahan kimia yang mudah bereaksi dengan air, disimpan pada tempat yang jauh dari sumber air .
  7. Bahan kimia yang bila disimpan ditempat yang sama dapat menimbulkan reaksi yang merugikan (panas yang tinggi, zat baru yang bersifat racun).
  8. Bahan-bahan kimia yang mudah terurai membentuk racun apabila berhubungan dengan panas, air atau asam tidak diperkenankan disimpan berdekatan dengan bahan-bahan kimia yang mudah menyala/menguap. Suhu ruangan harus rendah dan kering .

Selain cara-cara di atas ada faktor-faktor lain yang harus diperhatikan oleh petugas di dalam laboratorium :
Ruangan bekerja berventilasi baik, jika memindahkan bahan kimia pekat atau mengencerkan sebaiknya dikerjakan dalam lemari asam . Bila terjadi tumpahan asam pekat hendaklah dinetralkan dulu dengan basa (soda, kapur) baru diencerkan dengan air, bila tumpahan dalam jumlah besar disiapkan pemadam kebakaran (Imam Khasani, 1994) . Botol-botol harus berlabel, tidak bocor dan selalu tertutup . Kalau diperlukan petugas harus menggunakan alat-alat perlindungan personil seperti masker, sarung tangan dan kaca mata pengaman . Kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) harus selalu tersedia.

Semoga bermanfaat….

Sumber :

Penyimpanan bahan-bahan kimia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s