Cara Pembuatan Tortila Jagung

tortila renyahTortila dari jagung sangat terkenal di Mexiko, Amerika Tengah dan bagian Amerika selatan. Kata tortila berasal dari bahasa Spanyol yang berarti jagung. Tortila merupakan sumber karbohidrat dan protein. Proses pembuatan tepung tortila ini cukup banyak variasinya/tidak ada standar khusus. Beberarapa macam proses disusun berdasarkan faktor geografis dan sosial ekonomi. Sebagai contoh variasi proses ini adalah konsentrasilarutan kapur, janis jagung, lama pemasakan dan temperatur. Pemilihan proses ini juga di pertimbangkan berdasarkan kebiasaan pengolah, harga jagung dan ketersediaan bahan baku.

Pembuatan Tortila Jagung secara sederhana dapat dilakukan sebagai berikut :

Bahan yang di perlukan

  • jagung pipil
  • larutan kapur  
  • masa tepung
  • bahan perekat (limau)
  • air
  • minyak
  • garam dan bumbu

Alat yang di butuhkan

  • Kompor
  • Panci
  • Timbangan
  • Alat penggiling

Pembuatan

  • Setelah jagung dipipil, direbus dalam dua liter air kapur (4%)
  • Buang air rebusan dan rendam jagung selama satu malam
  • Hagung ditiriskan, alu di cuci dengan air 1-2 kali  untuk menghilangkan pericrap (kulit)
  • Jagung kemudian digiling dengan alat giling/mesin giling
  • pemotongan
  • Panggang/Oven lempengan jagung tersebut pada suhu selama 5 menit untuk menghasilkan tortila yang renyah.
  • Penggorengan(Suhu minyak penggoreng berkisar dari 340ºF-385ºF; 360-375ºF yang paling umum digunakan. Waktu menggoreng berkisar dari 40 detik sampai 120 detik).

Secara manfaat jagung mengandung antioksidan alami, yaitu lutein dan zeaxanthin yang sangat baik untuk kesehatan mata. Minyak yang terdapat pada jagung memiliki kandungan asam lemak tak jenuh ganda yang sangat baik untuk diet rendah kolesterol. Sebagai sumber karbohidrat, hal yang paling menonjol pada jagung adalah kandungan vitamin dan minyaknya. Jagung juga berkhasiat dijadikan sebagai obat melancarkan air seni, membantu mengurangi hipertensi dan diabetes, serta dapat melancarkan ASI. Keunggulan lain jagung memiliki serat kasar antara 4,12-5,75% yang berfungsi dalam memperlancar fungsi pencernaan.

Sumber : keripiksehat8co | warintek 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s