Cara Pengemasan Nata De Coco

pengemasan nata de cocoPengemasan adalah wadah atau pembungkus yang dapat membantu mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakan-kerusakan pada bahan yang dikemas / dibungkusnya. Dalam dunia moderen seperti sekarang ini, masalah kemasan menjadi bagian kehidupan masyarakat sehari-hari, terutama dalam hubungannya dengan produk pangan. Di samping itu pengemasan berfungsi untuk menempatkan suatu hasil pengolahan atau produk industri agar mempunyai bentuk-bentuk yang memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi. Dari segi promosi wadah atau pembungkus berfungsi sebagai perangsang atau daya tarik pembeli. Karena itu bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan perlu diperhatikan dalam perencanaannya.

1. Proses pengemasan produk Nata de Coco dengan menggunakan sealer untuk pengemasan plastik dan plastic pot (standing pouch) dapat dilakukan sbb :

  • Nata de Coco yang telah ditambahan gula dan rasa direbus sampai mendidih, dan didinginkan hingga suhu suam-suam kuku lalu dimasukkan ke dalam kemasan plastik/cup secara aseptik untuk menghindari kontaminan.
  • Pengisian produk kedalam kemasan harus penuh agar tidak tersisa udara dalam kemasan sehingga mikroba kontaminan tidak bisa tumbuh. Kemasan selanjutnya ditutup menggunakan sealer.
  • Setelah Pengemasan selesai produk dimasukkan dalam air dingin hingga produk menjadi dingan dan segera ditiriskan.
  • Selanjutnya produk yang telah dikemas dan didistribusikan atau disimpan dalam penyimpan berpendingin agan tetap segar dan lebih awet.

2. Proses pengemasan produk Nata de Coco dengan menggunakan cup sealer untuk pengemasan gelas plastik (cup glass) dapat dilakukan sebagai berikut :

  • Nata de Coco yang telah ditambahan gula dan rasa direbus sampai mendidih, dan didinginkan hingga suhu suam-suam kuku lalu dimasukkan ke dalam kemasan plastik/cup secara aseptik untuk menghindari kontaminan.
  • Pengisian produk kedalam kemasan harus penuh agar tidak tersisa udara dalam kemasan sehingga mikroba kontaminan tidak bisa tumbuh.
  • Kemasan selanjutnya ditutup menggunakan sealer.
  • Pengemasan selesai, untuk lebih awet, selanjutnya produk pasteurisasi dengan dimasukkan dalam air panas (80°C) selama 2 menit, lalu dimasukkan dalam air dingin hingga produk menjadi dingan dan segera ditiriskan.
  • Selanjutnya produk yang telah dikemas dan didistribusikan atau disimpan dalam penyimpan berpendingin agar tetap segar dan lebih awet.
  • Untuk mesin sealernya bisa di lihat sini.

Sumber : Selvia dkk | Gambar (p2kp.org)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s