Cara Pembuatan Kerupuk Sagu

krupuk saguKerupuk merupakan produk makanan lokal yang dibuat dari tepung pregelatinisasi.Berbagai macam formulasi dan rupa bentuk kerupuk telah digunakan dan beredar di kalangan masyarakat. Kerupuk umumnya dibuat dari bahan tapioka sebagai sumber pati, air, udang dan bumbu-bumbu. Modifikasi dapat dilakukan pada pembuatan kerupuk dengan menggunakan tepung sagu molat sebagai alternatif pengganti tapioka. Tepung sagu 100% sebagai substitusi tapioka mungkin dapat dikembangkan sebagai bahan dasar pembuatan kerupuk. Berikut cara poembuatannya :

Bahan :

  • Tepung Sagu
  • Udang saih kering
  • Bawang Putih
  • Garam
  • Minyak goreng

Peralatan

  • Panci
  • Pisau dan landasan iris
  • Penggiling udang

Pembuatan bumbu kerupuk

Udang ditimbang sebanyak 100g, dicuci sampai bersih dan dagingnya diblendersampai halus. Setelah itu bahan campuran udang dicampur dengan bawang putih (0,02 % b/b) dan 0,01% (b/b) garam dan penyedap secukupnya yang terlebih dahulu sudah digiling halus.

Pembuatan biang kerupuk

Tepung sagu molat 1000 g untuk masing-masing campuran dibagi dua, yaitu bagian A (1/3 bagian) dan bagian B (2/3 bagian). Bagian A dicampur dengan air dan bumbu kerupuk. Tiap 1000 g tepung sagu dicampur dengan air 1 L. Campuran kemudian dimasak sambil diaduk menjadi lem kental.

Pembuatan adonan

Biang kerupuk dicampur sedikit demi sedikit dengan tepung sagu molat (bagian B) sambil diaduk dan diulen sampai adonan homogen, tidak lengket di tangan. Adonan kemudian dibentuk menjadi silinder (dodolan) dengan panjang 20-25 cm dan diameter 4-5 cm.

Perebusan dodolan

Dodolan dimasukkan didalam plastik dan direbus selama 1 jam sampai bagian dalamnya matang.

Pendinginan dodolan

Dodolan matang didinginkan dan dibiarkan selama 24 jam di suhu ruang kemudian di dalam lemari pendingin juga selama 24 jam sehingga dodol mengeras dan mudah dipotong yang disebut dengan dodolan matang keras.

Pengirisan dan pengeringan kerupuk basah

Dodolan matang keras diiris tipis (2 mm) dengan parutan sehingga diperoleh kerupuk basah. Kerupuk basah dianginanginkan kemudian dijemur dengan sinar matahari sampai kering sampai kerupuk mudah dipatahkan.

Penyimpanan

Kerupuk kering dikemas di dalam kantong plastik.

Penggorengan

Kerupuk mentah digoreng di dalam minyak goreng panas dalam keadaan terendam selama 10-20 detik sambil dibalik-balik

Demikian teman-teman, semoga bermanfaat🙂

Sumber :  (Jurnal EKOSAINS | Sandriana J N)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s