Cara Pemanfaatan Sekam Untuk Bahan Kompor

Sekam atau limbah penggilingan sering diartikan sebagai bahan buangan / bahan sisa dari proses penggilingan padi. Proses penghancuran sekam secara alami berlangsung lambat, sehingga tidak saja mengganggu lingkungan sekitarnya tetapi juga mengganggu kesehatan manusia. Pada setiap penggilingan padi akan selalu kita lihat tumpukan semakin tinggi.

Sebagai bahan bakar rumah tangga petani, sekam dapat digunakan dengan alat bantu seperti tungku atau anglo yang terbuat dari tanah liat sebagai penampung sekam dan tempat memasak. Untuk menunjang kepraktisan dalam pemanfaatan sekam sebagai bahan bakar pada yang lebih praktis yaitu kompor sekam tanpa sumbu.

Picture2

Efisiensi Bisnis 
Evaluasi yang dilakukan yaitu dengan membandingkan penggunaan bahan bakar sekam dengan bahan bakar gas (elpiji) maupun bahan bakar minyak tanah. Hasilnya menunjukkan bahwa kompor sekam cukup prospektif sebagai pengganti minyak tanah dan gas, terutama pada rumah tangga petani pedesaan, warung-warung, maupun pedagang jajanan makanan tradisional seperti jagung rebus, ketela rebus, ubi rebus dan lain-lain. Pada saat harga gas Rp 5000/kg dan minyak tanah Rp 2500/l, sekam merupakan bahan bakar termurah yaitu butuh biaya Rp 2 untuk mendidihkan 6 l air.

Tabel 1. Perbandingan biaya untuk mendidihkan 6 liter air

Picture3

Source : *pustaka-deptan.go.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s