Cara Pembuatan Mebel dari Bambu

Bambu merupakan salah satu tumbuhan yang paling sering dimanfaatkan oleh masyarakat. Bambu yang bagi sebagian orang bukan barang yang bernilai, bisa dibilang menjadi jalan rizki/tumpuan hidup yang sangat perospektif. Salah satunya adalah dimanfaatkan sebagai bahan baku furnitur. Menariknya dari jaman dulu hingga sekarang, furnitur dari bambu ini masih diterima dengan baik oleh masyarakat. Produk yang dihasilkan sangat beragam. Ada mebel bambu, dipan dari bambu, gazebo bambu, rumah dari bambu dan aneka macam kerajinan bambu lainnya.

Oke, berikut akan kita bahas cara pembuatan furnitur/meubel dari kayu bambu.

usaha-kecil-kecilan-270x260

Bahan baku : bambu, rotan dan plitur/vernis

Proses pembuatan :

  1. Menentukan model dan ukurannya
  2. Bambu dicuci hingga bersih kemudian dikeringkan
  3. Bambu dipotong sesuai dengan ukuran dan model yang telah ditentukan
  4. Potongan-potongan bambu tersebut dirakit sebagai kerangka mebel dengan cara dipaku atau diikat
  5. Supaya indah, bagian sambungan tersebut dibalut dengan rotan sehingga nampak cantik jika dipandang
  6. Setelah kerangka terbentuk, dibuat sandaran dan dudukan pada masing-masing kerangka yang sudah terbentuk
  7. Apabila model dudukan dan sandaran mempunyai motif, maka dilakukan pengukiran pada dudukan dan sandaran tersebut
  8. Hal terakhir yang dilakukan adalah finishing, dimana mebel tersebut diamplas kemudian divernis

Mengapa memilih bambu ? Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang bambu…!

  • Sumberdaya terbarukan. Bambu dapat dipanen dalam waktu hanya 3-5 tahun dibandingkan dengan 20-50 tahun pada kebanyakan jenis kayu keras. Produksi biomasa bambu diperkirakan sekitar 20-30 ton per hektar pet tahun.
  • Berlimpah. Ada lebih dari 1.500 spesies di seluruh dunia, di Indonesia juga ditemukan lebih dari 100 jenis bambu yang hampir seluruhnya dapat dimanfaatkan.
  • Lebih kuat dari baja. Jenis-jenis bambu tertentu memiliki kekuatan tensil hingga 28.000 per inci, dibandingkan dengan baja yang memiliki tensil 23.000.
  • Meningkatkan pendapatan petani. Bambu tumbuh di kawasan pedesaan dan kebanyakan dimiliki oleh petani miskin. Memanfaatkan bambu secara lestari dapat membantu menambah penghasilan petani.
  • Rumah yang aman. Lebih dari satu miliar orang tinggal di rumah bambu. Dalam berbagai kejadian, rumah bambu terbuki tahan terhadap gempa bumi.
  • Eksotis, indah. Bambu secara alami adalah bahan yang indah dan eksotis, dapat diaplikasikan menjadi berbagai macam produk yang bermanfaat.

Sumber : disini & sumber lainya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s